.

Kamis, 13 Maret 2014

Definisi Komunikasi Bisnis


Komunikasi bisnis

·         Definisi Komunikasi Bisnis
Komunikasi bisnis  adalah pertukaran gagasan, pendapat, informasi, instruksi yang memiliki tujuan tertentu yang disajikan secara personal atau impersonal melalui simbol - simbol atau sinyal.Dalam komunikasi bisnis terdapat enam unsur pokok, yaitu:
·         Memiliki tujuan, artinya komunikasi bisnis harus memiliki tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya sejalan dengan tujuan organisasi.
·         Pertukaran, dalam hal ini melibatkan paling tidak dua orang atau lbih yakni komunikator dan komunikan.
·         Gagasan, opini, informasi, instruksi merupakan isi dari pesan yang bentuknya beragam tergantung tujuan, situasi, dan kondisinya.
·         Menggunakan saluran personal atau impersonal yang mungkin bersifat tatap muka, menggunakan media tertentu atau melalui media yang menjangkau jutaan orang secara bersamaan.
·         Menggunakan simbol atau sinyal yang merupakan alat atau metode yang dapat dimengerti atau dipahami oleh penerima untuk menyampaikan pesan.
·         Pencapaian tujuan organisasi: salah satu karakteristik yang membedakan organisasi atau lembaga formal dari informasi adalah adanya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh manajemen.

Komunikasi bisnis berbeda dengan komunikasi antar pribadi maupun komunikasi lintas budaya. Komunikasi antar pribadi ( interpersonal communications ) merupakan bentuk komunikasi yang lazim dijumpai dalam kehidupan sehari-hariantara dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan komunikasi lintas budaya ( intercultural / communication ) merupakan bentuk komunikasi yang dilakukan antara dua orang atau lebih, yang masing – masing memiliki budaya yang berbeda.

UNSUR-UNSUR DALAM BERKOMUNIKASI


Komunikasi meliputi 5 unsur, kemudian dikenal dengan formula 5 W + 1 H, yakni :
1. Komunikator = who [communicator, source, sender]
2. Pesan = says what [message]
3. Media = in which channel [channel, media]
4. Komunikan = to whom [communicant, communicatee, reciever, recipient]
5. Efek [effect, impact, influence]

Hal yang pertama dilakukan adalah memahami bentuk dasar komunikasi. Karena seorang komunikator yang baik harus memiliki beberapa alat komunikasi yang menunjang dalam menyampaikan suatu pesan. Seperti bagaimana cara menempatkan kata dalam suatu komunikasi sehingga memiliki arti dan bisa menarik minat dan simpati dari para pendengarnya dan mengajak peserta untuk ikut aktif dalam berkomunikasi seperti dalam kegiatan diskusi.

TEKNIK KOMUNIKASI

1. Komunikasi informatif [informative communication]
2. Komunikasi persuasif [persuasive communication]
3. Komunikasi instruktif/ koersif [instructive/ coersive communication]
4. Hubungan manusiawi [human relation]

TUJUAN KOMUNIKASI

1. Perubahan sikap [attitude change]
2. Perubahan pendapat [opinion change]
3. Perubahan perilaku [behaviour change]
4. Perubahan sosial [social change]

Sumber :
http://aldo2010.blogspot.com/2013/01/definisi-komunikasi-bisnis.html 

Surat Lamaran Kerja


 Jakarta, 13 Maret 2014

Hal : Lamaran Pekerjaan
Kepada Yth, Manajer PT. Sumber Alam Makmur
Jl. Kayuringin No. 05
Jakarta Utara

Dengan Hormat,
Sesuai dengan penawaran lowongan pekerjaan dari PT. Sumber Alam Makmur seperti yang termuat di Jakarta Post tanggal 10 Maret 2014. Saya mengajukan diri untuk menjadi Financing Manager di PT. Sumber Alam Makmur. Berikut data singkat saya :

Nama
 : Sherly
Tempat & tgl. Lahir
 : Jakarta , 7 Februari 1994
Pendidikan Akhir
 : Diploma Tiga
Alamat
 : Pondok Ungu Permai Blok E,Bekasi
   Utara, Bekasi
Telepon (HP)
 : 089680820682
e-mail
Saya memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik, dan dapat berbahasa inggris dengan baik secara lisan maupun tulisan. Latar belakang pendidikan saya sangat memuaskan serta memiliki kemampuan manajemen dan marketing yang baik. Saya telah terbiasa menggunakan computer, terutama mengoperasikan paket aplikasi Ms.Office, seperti Excel, Word, Acces, PowerPoint, Outlook, juga internet, maupun surat menyurat dalam Bahasa Inggris. Saya senang untuk belajar dan dapat bekerja secara mandiri maupun dalam tim. Sebagai bahan pertimbangan, turut saya lampirkan sebagai berikut :
  1. Daftar Riwayat Hidup
  2. Foto copy ijazah D-3 dan transkip nilai
  3. Foto copy sertifikat kursus/pelatihan
  4. Pas foto terbaru
Saya berharap Bapak/Ibu bersedia meluangkan waktu untuk memberikan ksempatan wawancara, sehingga saya dapat menjelaskan secara lebih terperinci tentang potensi diri saya. Demikian surat lamaran ini, dan terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu.
Hormat Saya,



Sherly, Amd


Sabtu, 16 November 2013

“ Grandville Island, Bakery dan Cake Shop ”



“ Grandville Island, Bakery dan Cake Shop ”



Berawal dari hobi, Meity Amelia sukses sebagai pengusaha bakery dan cake. Ikuti perjalanan hidupnya.
Meity Amelia lahir di kota kecil di Gorontalo, 50 tahun lalu. Waktu itu daerahnya sepi dan tidak banyak orang yang menjual makanan. Setiap sore, Sang Mama selalu membut kue-kue untuk kedua anaknya. Awalnya ia hanya bisa melihat dan membantu mengambilkan alat atau bahannya saja. Tapi lama-kelamaan, ia ikut mengaduk adonan, mencetak dan membakar atau menggorengnya.
Karena seringnya membantu, sejak masuk sekolah dasar (SD), ia sudah bisa membuat puding dan roti goreng sendiri. “Rasanya puas bisa membuat roti goreng sendiri dan dinikmati sendiri,” jelas Meity. Jadi ketika teman-teman sebayanya senang bermain-main di luar rumah, ia berada di dapur membantu mamanya memasak atau membuat kue sendiri.
Selain belajar membuat aneka cake dan masakan, ia juga sudah diajari bisnis oleh orang tuanya. Ketika menginjak kelas 3 SD, ia sudah berani menjual permen dari gula merah di sekolahnya. Karena rasanya enak dan murah, dagangannya selalu habis dibeli teman-temannya. ”Permen gula merah saya buat sendiri, jadi keuntungannya jadi lebih besar,” jelas ibu 6 anak ini.
Keahlian membuat cake makin bertambah ketika ia menginjak sekolah menengah pertama (SMP). Ia suka membeli majalah atau buku tentang resep dan masakan. Tidak hanya dibaca saja, tetapi ia juga senang mempraktikannya di rumah. Hasilnya, ia sering sekali menghadiahi teman-teman atau ponakan dengan tart. ”Kalau pas ada perayaan atau ada teman atau keponakan ulang tahun, saya sering memberi hadiah kue atau tart buatan sendiri,” jelas istri Suryo Hadisantoso ini. Ia juga pernah membantu usaha kakak iparnya membuat kue kering.

Proses belajar yang panjang, serta pengalaman yang banyak membuat kue dan cake, ternyata sangat berguna ketika ia menjalankan bisnis cake di Jakarta. Tahun 1993, ia membuka Grandville Island, Bakery dan Cake Shop di komplek pertokoan Greenville, Jakarta Barat. Waktu itu modalnya hanya 1 mikser kecil, 1 oven biasa, 1 meja dan 1 lemari pendingin. Perlahan tapi pasti, ia mulai mendapatkan pelanggan. ”Motto kami adalah kualitas di atas kuantitas,” jelasnya. Untuk itu ia benar-benar memperhatikan kualitas bahan, penampilan, dan rasa.

Kelebihan dari cake atau kue buatannya adalah ia selalu memperhatian detail dan membuatnya lebih artistis. Kalau pelukis menuangkan ide atau gagasannya melalui kain atau kertas, Meity menuangkannya lewat cake atau kue yang ia buat. ”Saya selalu berusaha membuat cake atau kue menjadi lebih cantik dan indah,” jelas Meity yang memang jago menghias cake ini.
Karena makin lama pesanan makin banyak, ia mengambil karyawan untuk membantunya. Sekarang ini ia dibantu 13 karyawan. ”Tapi kalau mendekati Lebaran, Natal atau hari raya lainnya, saya bisa dib antu 30 karyawan,” jelas Meity yang sampai sekarang masih rajin ikut kursus membuat cake dan kue. Baginya, belajar merupakan keharusan jika ingin produknya terus didatangi pelanggan.


Selain kue kering, ia juga menerima pesanan aneka tart untuk segala keperluan, aneka snack, dan roti. Lebih dari 60 jenis cake yang ia produksi antara lain: blackforest, tiramisu, havana cake, sultana butter, caramel nut, cruncy drop’s dan masih banyak lagi. Beberapa pejabat dan artis pernah merasakan kelezatan cake buatannya. ”Taufik Hidayat pernah pesan tart untuk ulang tahun anaknya,” jelas Bendahara Asosiasi Bakery Indonesia ini.
Ada beberapa tips untuk mereka yang ingin memulai usaha makanan. Pertama, kerjakan dengan kesungguhan hati dan ikhlas. Jangan pernah menggerutu dengan apa yang ia kerjakan. Kedua, jangan malas belajar entah dengan mengikuti kursus atau membaca buku. ”Ketiga, terus jaga kualitas dan selalu buat inovasi baru,” tegas Meity.


Sumber : http://klubnova.tabloidnova.com/KlubNova/Artikel/Profil/Tamu-NOVA/MEITY-AMELIA-Pengusaha-Sukses-Berawal-dari-Hobi
JURNAL
a)    Latar Belakang

Berawal dari hobi yang dilakukannya sejak kecil, Meity Amelia sukses sebagai pengusaha bakery dan cake. Meity yang lahir di kota kecil di Gorontalo sering dibuatkan makanan-makanan kecil oleh sang Mama. Bermula hanya membantu melihat sang Mama membuat kue, Meity pun akhirnya tertarik untuk membantu walau hanya sekedar mengaduk adonan mencetak, atau membakar/memanggang kue.
Sejak memasuki Sekolah dasar ketertarikan Meity terhadap dunia kuliner pun semakin besar.  Ia mulai bisa membuat puding dan roti goereng sendiri, bahkan Ia mulai berbisnis dengan berjualan permen gula yang dibuatnya sendiri saat kelas 3 SD. Memasuki SMP meity mulai membeli berbagai jenis buku resep makasan dan mempraktekannya sendiri.
Proses belajar yang panjang, serta pengalaman yang banyak membuat kue dan cake, ternyata sangat berguna ketika ia menjalankan bisnis cake di Jakarta. Tahun 1993, ia membuka Grandville Island, Bakery dan Cake Shop di komplek pertokoan Greenville, Jakarta Barat.

b)    Isi Materi
Meity membuka Grandville Island, Bakery dan Cake Shop di komplek pertokoan Greenville, Jakarta Barat. Waktu itu modalnya hanya 1 mikser kecil, 1 oven biasa, 1 meja dan 1 lemari pendingin. Perlahan tapi pasti, ia mulai mendapatkan pelanggan. ”Motto usahanya adalah kualitas di atas kuantitas,” . Untuk itu ia benar-benar memperhatikan kualitas bahan, penampilan, dan rasa. Kelebihan dari cake atau kue buatannya adalah ia selalu memperhatian detail dan membuatnya lebih artistis. Kalau pelukis menuangkan ide atau gagasannya melalui kain atau kertas, Meity menuangkannya lewat cake atau kue yang ia buat dan Ia  selalu berusaha membuat kue yang cantik dan indah.

Karena semakin lama semakin banyak pesanan yang didapatnya, sekarang ini Meity dibantu oleh 13 orang karyawan, namun jika medekati Hari Raya Ia membutuhkan 30 orang karyawan untuk membantunya dalam menyelesaikan semua pesanan. Selain kue kering, ia juga menerima pesanan aneka tart untuk segala keperluan, aneka snack, dan roti. Lebih dari 60 jenis cake yang ia produksi antara lain: blackforest, tiramisu, havana cake, sultana butter, caramel nut, cruncy drop’s dan masih banyak lagi.

c)    Kesimpulan
Melihat artikel usaha yang dilakukan oleh Meity Amelia ini sangat bagus, karena jenis kue kering banyak diminati oleh masyarakat Indonesia terlebih lagi jenis kue kering ini dapat bertahan lebih lama. Meity juga termasuk orang yang tekun dan mau belajar dalam menjalankan usahanya. Walau pun saat ini  usaha yang digelutinya sudah sukses namun Meity tidak cepat merasa puas. Hingga kini Meity masih terus belajar dalam berinovasi dengan kue-kue yang diproduksinya agar selalu terlihat cantik dan indah serta artistik karena itulah keunggulan dari kue-kue yang diproduksinya.
Sebagai pengusaha bakery and cake yang sukses Meity juga tidak segan membagi tips kesuksesannya. Berikut adalah tips yang diberikan oleh Meity Amelia sang pengusaha bakery and cake yang sukses :
§  Pertama, kerjakan dengan kesungguhan hati dan ikhlas. Jangan pernah menggerutu dengan apa yang ia kerjakan.
§  Kedua, jangan malas belajar entah dengan mengikuti kursus atau membaca buku.
§  Ketiga, terus jaga kualitas dan selalu buat inovasi baru